Latar Belakang Berdirinya Desa Tirtosari
Administrator 12 November 2017 01:41:43 WIB
Desa Tirtosari adalah gabungan dari dua Kelurahan, yaitu kelurahan Djoeragan dan Kelurahan Kirobajan.
Lalu pada tahun 1946, terdapat kebijakan untuk menggabungkan Kelurahan Djoeragan dan Kelurahan Kirobajan menjadi Desa Tirtosari. Penggabungan kedua kelurahan ini didasarkan untuk penyempitan administrasi kewilayahan. Hal ini memang dilakukan serentak di wilayah Indonesia sehingga di sebut zaman penggabungan. Saat ini, Desa Tirtosari terdiri dari tujuh pedukuhan, yaitu Mulekan I, Mulekan II, Pangkah, Cimpon, Tegaltapen, Buruhan, dan Galan.
Komentar atas Latar Belakang Berdirinya Desa Tirtosari
Formulir Penulisan Komentar
KALENDER
Pengumuman
Tautan
Mbangun Desa
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Muskal Penetapan KPM BLT DD dan Jambanisasi Tahun 2026
- Pengajian Rutin Ahad Wage Kalurahan Tirtosari
- MUSKAL Penetapan APBKal TA 2026
- Perkal Nomor 3 Tahun 2025 Tentang RPJMKal 2022-2030
- Perkal Nomor 4 Tahun 2025 Tentang RKPKal TA 2026
- Penerimaan Study Banding Pustu ( Puskesmas Pembantu ) dari Sulawesi
- Pembinaan Kader Posyandu Balita dan Lansia
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License













